Mengenai Saya

Foto saya
so many wish, but all of those haven't come true yet. just keep walk to my true north.

Sabtu, 02 Januari 2010

merah muda beranjak ungu

aku tertunduk dan menangis saat mendengar kata2nya,
"dasar sampah, betapa indahnya dulu kulihat dirimu, bagaikan malaikat cantik yang turun dari langit,
sekarang dimataku kau hanya kotoranku, kotoran singa, tidak berguna dan menyebarkan bau tak sedap..pergi kau dari wilayahku atau aku akan menerkammu!!!!!!!!"

***

wanita berbaju hijau yang memakai bulu merak diatas kepalanya berdiri didepanku sambil memegangi sebuah kelapa.
aku terbangun dari tidurku, menyadari bahwa aku tidak lagi berada diatas sana, ditempat penuh kebahagiaan,
dimana aku tidak bisa merasakan sakit, mual panas, dingin,dan takut akan petir.
sekarang aku berada ditempat yang sangat asing, ada matahari dikala siang, dan ada bulan dikala malam. terkadang hujan disertai petir, hal yang paling menakutkan untukku.

aku terbangun dengan kepala yang terasa berat, aku tidak tahu kutukan apa ini, peri jahat mana yang mengutukku seperti ini..rasanya aneh..

"slamat pagi nona manis, bagaimana keadaanmu sekarang?"
"kau sudah tertidur selama dua hari, kami menemukanmu dipinggir sungai.."
"kami??siapa kami??siapa kau??apa yang terjadi"
"kau tahu, sekarang kau berada di sebuah pulau, pulau rahasia yang tidak pernah manusia datangi selain kami.."
"pulau??apa itu pulau??bisa kau jelaskan bagaimana aku bisa berada ditempat ini?"
"sperti yang tadi kubilang, kau berada di tempat kami, nikmatilah waktumu nona..."
"kepalaku terasa berat, aku yakin ini adalah perbuatan Makiza, peri jahat itu.."
""ahahaha...tidak nak, kepalamu terbentur batu dan berdarah waktu kami menemukanmu, dan kau tertidur selama 2 hari, itulah yang membuatmu pusing.."

aku mengerti sekarang, dan aku ingat semuanya sekarang,
aku sama sekali tidak menyesal melakukan hal itu sehingga aku dikirim ketempat ini..
Tizeas, adalah tempat tinggalku dulu, tempat yang penuh dengan keteraturan dan kedamaian..
kini aku dilempar ketempat ini, entah tempat apa ini..pulau??apa itu pulau?

saat itu aku keluar dari tumpukan kain merah besar yang disanggah dengan banyak bambu hingga membentuk seperti rumah..
kulihat banyak orang sedang melakukan hal-hal aneh, di sebuah taman yang bentuknya sangat rapih, bahkan sangat rapih penuh dengan sayuran. aneh...mereka memegang sebuah kayu dengan besi melebar diujungnya, entah untuk apa benda itu, mereka menggunakannya untuk menggali tanah itu...mereka terlihat sangat kelelahan dibawah matahari yang terik..
berbeda sekali dengan rumahku, disana tidak pernah ada orang yang bekerja seperti itu untuk menghasilkan sebuah tanaman, disana sangat subur, buah2an dan sayur2an tumbuh dimana-mana untuk kami nikmati, yang harus kami lakukan dirumah adalah bersyukur atas apa yang telah kami terima kepada sang ratu.

disana juga kami tidur makan dan melakukan banyak hal dialam terbuka, bukan di dalam tumpukan kain yang disanggah bambu seperti disini, anehhhh..

sekali lagi aku katakan bahwa aku tidak menyesal telah dikirim oleh sang ratu ketempat ini..
setelah aku sadar bahwa aku memang bukan salah satu dari mereka, sang ratu dan dayang2nya beserta semua peri-peri cantik disana berharap agar aku bisa menjadi seperti mereka,
aku memang ingin sekali menjadi seperti mereka, dan yang tidak sama aku lakukan dengan mereka adalah aku tidak pernah berterima kasih kpeada sang ratu atas apa yang telah kuterima..setidaknya itulah anggapan mereka terhadapku, beberapa kali aku berterima kasih kepadanya, tapi entah apa yang dipikirkannya, mungkin aku bukan salah satu peri cantik yang bisa memuaskan ratu singa itu. terkadang aku merasa kurang ajar kepadanya, tetapi tidak banyak yang bisa kulakukan untuknya, dia menerima ku di tempat terindah ini.. aku berusaha mengumpulkan berlian sebanyak-banyaknya untuk menaikanku sebagai peri bersayap ungu, bukan lagi merah muda... itu merupakan hal yang paling dinantikan oleh semua peri di sini.

"takkkkk..", sebuah batu terlempar kekakiku sehingga menyadarkanku dari bayangan itu,
"bagaimana keadaanmu??", tanya salah seorang dari mereka kepadaku.
"mmm..baik, maaf aku belum bisa membantu kalian saat ini.."
"tidak apa-apa..NIKMATILAH WAKTUMU.."

Saat itu aku tersadar,
"apa yang bisa kukumpulkan disini??berlian yan gsudah kukumpulkan akan terbuang percuma jika aku tidak kembali kesana..aku tahu disini juga aku bisa hidup, tapi sampai mana??apakah menggali tanah seperti itu dan menghasilkan sayur mayur yang setiap hari habis dimakan oleh semua makhluk disini..apakah itu yang akan kulakukan setiap hari??"

"mengapa sang ratu tega melemparku kedunia fana ini?disaat sayapku yang merah muda itu hendak berubah, lalu untuk apa berlian yang sudah kukumpulkan selama ini??ahh..lagi lagi pertanyaan itu.."

"aku tahu..sang ratu telah mengembalikanku ke asalku, ke dunia fana ini..setelah sekian lama aku sudah berusaha, dan sekalinya aku terjatuh aku menganggapku tak berguna dan melemparku kedunia fana ini....

MAKAN SAMBIL TIDURAN

waktu itu umur gw kira2 6 tahun, jam 12 siang nenek gw nyuapin gw didepan TV.

berhubung gw ga akan mau makan kalo ga didepan tipi.

ritual yg biasa gw lakukan, ambil bantal, tiduran diubin nyetel er'ce'te'i sambil disuapin..

gw suka banget yang namanya makan sambil tiduran...

satu tangan dilipet ke atas kepala (posisinya kaya sunbath gitu)

nenek gw bilang, "hayo.. makan ga boleh sambil tiduran, nanti palanya gede"

hari itu sontak gw langsung bangun dan ngubah posisi kebiasaan gw jadi duduk meluk bantal.

alhasil selama lima tahun (tepatnya sampai gw umur 11 tahun)

gw berpandangan bahwa penyakit HYDROCHEPALUS disebabkan oleh keseringan makan sambil tiduran,

Waktu umur 7 tahun, gw sempet diajarin beberapa kata dan artinya, dari ringan tangan, panjang tangan, besar kepala dll.

dari situ dengan bodohnya gw beranggapan bahwa besar kepala yang artinya

sok jago juga disebabkan oleh makan sambil tiduran.

gw sempat menunjukan kebodohan gw itu dimata bokap dan kakak gw..

kakak gw: "pap, kemaren si andrew (temen kakak gw) dpukulin disekolah sama anak kelas 6"

bokap : "trus? km bantuin ga?"

kakak gw : ' itu dia, akel ga tau...kalo tau pasti anak kelas 6 udah akel abisin tuh.."

besoknya sesuai dengan dugaan gw, dia ikut digebukin sama anak kelas 6 itu,

gw cuma bisa bilang ke dia dengan sok tau,

"makanya kalo makan jangan sambil tiduran.." b

okap & kakak gw :?????


HAHAH..MENURUT LO...SELAMA LIMA TAHUN HIDUP DALAM TEORI BODOH MAKANAN NGEGUMPAL DIKEPALA FYI : PENYAKIT HYDROCHEPALUS ITU DISEBABKAN OLEH PENUMPUKAN CAIRAN DIKEPALA YANG MENYEBABKAN PEMBESARAN RUANG DIOTAK!!!!BUKAN KARENA MAKAN SAMBIL TIDURAN!! FYI: MAKAN SAMBIL TIDURAN MEMANG TIDAK BAIK KARENA DAPAT MENGGANGGU PROSES PENCERNAAN.

Rabu, 03 Juni 2009

ANAK SETAN

"HEI ANAK SETAN, DISINI LINGKUNGAN BAIK DAN BENAR!!!!JADI JIKA KAU INGIN HIDUP DISINI BERUBAHLAH MENJADI BAIK DAN BENAR!!"

apanya yang baik??apanya yang benar??


aku dilahirkan dalam ruang lingkup binatang,
aku tumbuh dalam lingkaran setan,
aku tumbuh dalam bangunan kokoh yang dirusak oleh indukku,
dan kini aku dewasa diantara bangunan-bangunan megah nan indah serta raja2 dan permaisuri2nya.

bagaikan anak setan yang dilatih menjadi seorang malaikat cantik,
aku dilatih saat tanduk merahku sudah terbentuk,
bukan perubahan yang ada, malah pandangan jijik dari mereka yang melihat tanduk merahku ini,
ingin kukatakan pada mereka "apa liat-liat?"

tapi mereka tetap ingin mengubahku,
menjadi sempurna layaknya sang putri raja,

mengajariku menjadi indah, tapi tetap mencantumkan papan nama diatas kepalaku dengan tulisan "ANAK SETAN"

ingin mengubahku, tapi dengan alasan yang menyebalkan "DISINI LINGKUNGAN INDAH DAN BAIK, JADI JANGAN JADI ANAK SETAN!MALU DENGAN MEREKA!!!"

sampai kapanpun aku tidak akan berubah layaknya malaikat cantik jika tetap dianggap anak setan, walaupun dengan aturan2 yang benar yang seharusnya kupatuhi.

saat ini aku bisa berubah layaknya malikat cantik,
jika mereka memperlakukanku selayaknya malaikat cantik,
walaupun tanpa diberi aturan sekalipun...

no title

i cant hold it!!!!


walking without any click..
seeing with my heart..
singing without any song..
laughing with tears..
too hard to be ignored..


i miss it!!!



too gorgeous to be left..
really really in to it...
but God please..this isn't the way..
i need to stop it...
that swarm keep rolling in my head..
i hate no one but you..



STOP IT !!!!!!!!!!!!




i have it, but it seems so far..

no...i haven't...

but it getting closer and closer...

yes i do..i said..
but it is no longer exist..

it sweet..

help me to stop this tears..
help me to broke that swarm...


you are not here..and will never here....!!!!!

Rabu, 17 Desember 2008

Ransel Kecil

tuhan pilih kasih…

kenapa Tuhan memberiku ruang yang gelap?sangat gelap..padahal aku takut gelap. sedangkan mereka, ruang mereka memang gelap, juga sangat gelap, tapi setidak tidaknya ada orang tersayang yang menemani mereka. aku.. hanya ransel kecil ini yang menemani, apakah isinya cukup untuk memenuhi kebutuhanku?

Tuhan hanya sayang mereka.. kenapa Tuhan meletakkanku di lapangan luas ini. ini terlalu dingin, terlalu hampa. apakah tidak ada tempat yang sesuai dengan keinginanku? Sedangkan mereka, Tuhan juga meletakkan mereka dilapangan yang luas ini, tapi setidak tidaknya mereka masih bisa menikmati indahnya sinar bulan, rumput yang basah, dan suara jangkrik. aku.. hanya ransel kecil ini yang menemani..apakah isinya cukup untuk memenuhi kebutuhanku?

Tuhan tidak adil.. kenapa Tuhan tidak memberi jalan lebar untukku?jalanku sempit sekali, sedangkan mereka, jalan mereka memang tidak lebar, tapi setidaknya mereka masih bisa menghirup udara segar. aku.. hanya ransel kecil ini yang menemani..apakah isinya cukup untuk memenuhi kebutuhanku?

ada apa denganku saat itu? mengapa aku menghujat Tuhan?apa benar Tuhan tidak adil padaku? atau, apakah aku sendiri yang tidak mau menikmati keadaan sekitarku?

ruang yang gelap itu.. apakah benar aku sendirian?atau, ada orang yang mempedulikanku, menyayangiku, menemaniku, tapi aku tidak menyadari kehadiran mereka? sebenarnya ruang itu tidak terlalu gelap. aku saja yang menutup mataku. ruang itu memang agak gelap. seandainya aku membuka mata.. pasti tidak akan segelap itu.

lapangan luas itu.. tempat yang kurasa sangat hampa..apakah benar sehampa itu?tapi mengapa mereka bisa menikmati cahaya bulan, rumput basah, dan suara jangkrik. ah… betapa bodohnya aku..saat itu aku hanya menutup telinga, sehingga aku tidak dapat mendengar suara jangkrik di malam hari. dan tanganku, aku terlalu sibuk menggunakan tanganku untuk menutup telinga, sehingga aku tidak dapat menyentuh rumput basah. bulan yang indah itu..masih saja aku menutup mataku, padahal semestinya aku bisa menikmati indahnya..tapi aku tak mau..

jalan sempit itu.. rasanya sesak Tuhan..kenapa Tuhan memberiku jalan sempit ini?coba lihat ke atas, jalan mereka lebih lebar dari jalanku. mungkin bisa dibilang..ini bukan jalan, ini hanya sebuah gang yang sangat kecil. tapi, betapa jahatnya aku, kenapa selama aku berjalan di gang sempit ini aku tidak pernah menoleh ke belakang?baru kali ini aku menoleh.. mereka yang dibelakangku..ternyata bukan hanya gang sempit yang mereka lalui. tapi mereka juga membawa banyak kantong besar, entah apa isinya, tapi itu terlihat sangat berat. di gang sempit ini?sedangkan aku, setidaknya aku hanya membawa ransel kecil ini. bagaimana jika aku membawa kantong-kantong besar seperti itu?

*ingin marah rasanya..tapi marah kepada siapa? memangnya dengan marah bisa membuat ruang gelap ini menjadi terang?mengapa aku tidak membuka ransel kecilku?mungkin saja didalamnya ada lilin. jadi lilin itu bisa kugunakan untuk menerangi ruang gelap ini. bahkan bisa kubagikan pada mereka yang ada diruang gelap lainnya.mungkin dari situ aku tidak merasa sendiri lagi. mengapa aku tidak membukanya lebih awal. setelah kunyalakan lilinku, kulihat beberapa diantara mereka..raut muka yang sangat ketakutan..aku terenyuh melihatnya.. Oo..jangan2..mereka juga melihat raut wajahku seperti itu..ah, tidak, aku tidak mau seperti itu, aku tidak mau dikasihani..aku tidak boleh takut.. bodoh..seandainya saja kubuka lebih awal ransel kecilku, mungkin tidak seperti ini jadinya.

*ingin lari rasanya..tapi lari kemana?lapangan ini terlalu luas..memangnya sampai mana aku bisa berlari dilapangan luas ini. ujungnya saja aku tidak melihat, apalagi menggapainya. kenapa aku harus berlari?kenapa aku tidak membuka mata dan telingaku, sehingga aku bisa menikmati keadaan sekitarku.seperti mereka yang dengan nyamannya menikmati indahnya malam hari. walaupun disini sangat dingin. oh ya…ransel kecilku, ternyata didalamnya ada beberapa potong kain, kenapa aku tidak memakainya untuk menghangatkanku?bahkan bisa kubagikan ke mereka yg juga kedinginan. bodoh..seandainya saja kubuka ransel kecilku lebih awal, mungkin semakin lengkap aku dapat menikmati indahnya malam hari.

*ingin menangis rasanya..tapi menangis untuk apa?apakah air mataku bisa menghanyutkanku ke jalan yang lebih lebar? mengapa tidak kulalui gang ini dengan senyum. walaupun sempit. lihat mereka yang diatas, o tidak..mereka terlalu nyaman dengan jalan itu.. bagaimana jika jalan mereka makin lama smakin sempit?untungnya aku sudah melalui jalan sempit ini..akan lebih mudah bagiku jika suatu saat aku harus melaluinya lagi. dan ransel kecil ini..bagaimana jika ransel yang kubawa terlalu besar.mungkin akan semakin sulit bagiku melewati gang ini.

ah…memang bodoh.. mengapa selama ini aku hanya mengeluh tentang keadaanku? padahal Tuhan sudah memberikan segalanya lebih dari cukup untukku,

Tuhan memberiku ransel kecil, yang hanya memuat sedikit bawaan saat itu..bagaimana jika Dia memberiku ransel besar, mungkin aku akan tinggi hati dan merasa bahwa aku memiliki segalanya..

Tuhan sudah memberiku ruang agak gelap saat itu, Ia ingin aku belajar untuk lebih membuka mataku lebar2, bukan menutup mata, sehingga aku bisa menyadari adanya orang-orang yang ada disekitarku yang memperhatikanku dan membutuhkan perhatianku.

Tuhan sudah meletakkanku di lapangan luas yang dingin saat itu, sehingga aku tergerak untuk membuka ransel kecil milikku, bahwa dengan ransel kecil itu aku sudah bisa menyelesaikan satu atau lebih masalahku, bahkan masalah orang lain.

Tuhan sudah memberiku jalan sempit itu, Ia ingin agar aku berjalan perlahan lahan, karena Ia akan memberiku jalan lebar pada waktunya, seandainya Tuhan memberiku jalan lebar dulu, mungkin aku tidak akan menoleh kebelakang dan melihat bahwa bukan hanya aku yang kesulitan melalui jalan ini. bahkan lebih sulit.

September 22nd, 2007

Ayahku Bilang


ayahku tidak pernah bilang,

"jauhi dia, dia bukan teman yang baik untukmu, dia tidak lebih dari duri dalam daging!dia telah merusak namamu!dia berkata kepada mereka tentang pernyataan yang menjatuhkanmu!sekarang dia sedang sibuk mencari perhatian dari orang lain, sehingga mereka meninggalkanmu! mereka jadi membencimu!ayah tidak menyangka bisa ada orang seperti itu!cukup sampai disini saja kau berhubungan dengan wanita itu!"

Ayahku bilang,

"be wise young lady..you need a friend like her..tidak cukup bagimu hanya berhubungan dengan teman yang baik, teman yang menyayangimu, teman yang sebenarnya teman. kamu juga membutuhkan dia, karena dia yang menguatkanmu. yang membantumu melihat kedepan, bahwa bukan hanya satu orang seperti itu yang akan kau temui. jangan benci dia, tapi kasihanilah dia. jangan menyumpahinya, tapi doakanlah dia.


September 25th, 2007

Rabu, 22 Oktober 2008

Tuan Cinta

Dimana kekuatanmu yang dulu Tuan??
aku membencimu karena kau dipihakku!!!
Lawan aku Tuan!!
kau melawan,
kusadar bahwa kau memang Tuan Cinta..
kini kau hanya Tuan Terserah
turuti semua mauku
Bukan itu yang kumau Tuan..
Paksa aku Tuan..
kalau memang kau Tuan Cinta
Kau hentikan jalanmu menujuku,
karena kini kau Tuan Terserah..
Jangan lengah Tuan..
Itu kata-kataku!!!
Dimana kata2 tegasmu yang dulu Tuan??
Kata-katamu yang selalu membuatku kalah..
Aku senang dalam kekalahan itu,
Karena Tuan Cinta semakin nyata..

October 21st, 2008